Klasifikasi ADHD Berdasarkan Gejala Utama

Dari berbagai kategorisasi ADHD, yang sering digunakan adalah berdasarkan gejala utama yang muncul. ADHD dibagi menjadi tiga subtipe, yaitu ’ADHD-predominantly inattentive type, ADHD-predominantly hyperactive-impulsive type,’ dan ADHD-combined type (American Psychiatric Association, 2000 dalam Hallahan, Kauffman, & Pullen, 2009).

 

Tipe ADHD – Inattentive

Orang dengan ADHD hiperaktif merasakan kebutuhan untuk gerakan konstan. Mereka sering gelisah, menggeliat, dan berjuang untuk tetap duduk diam. Mereka tampak bertindak seolah-olah "didorong oleh motor" dan sering berbicara dan/atau berlarian berlebihan. Mereka mengganggu orang lain, mengatakan jawaban, dan berjuang untuk mengontrol diri. Ini lebih sering terjadi pada anak-anak dan pria.

Tipe ADHD - Hiperaktif-Impulsif

Orang-orang dengan ADHD sering kali lalai, melakukan kesalahan yang ceroboh karena mereka mengalami kesulitan mempertahankan perhatian, mengikuti instruksi terperinci, dan mengatur tugas dan kegiatan. Mereka pelupa, mudah terganggu oleh rangsangan eksternal, dan sering kehilangan barang-barang. Ini lebih umum terjadi pada orang dewasa dan anak perempuan

Tipe ADHD – Kombinasi

Orang dengan tipe gabungan ADHD menunjukkan enam atau lebih gejala kekurangan perhatian, dan enam atau lebih gejala hiperaktif dan impulsif yang telah dialami selama minimal enam bulan.

 

Klasifikasi ADHD Berdasarkan Tingkat Keparahan

Selain berdasarkan gejala utama yang muncul, anak ADHD dapat dikategorikan berdasarkan derajat keparahannya. Dalam DSM V, ADHD dikategorikan berdasarkan derajat keparahannya menjadi tiga, yaitu;

Ringan: Ada gejala yang memungkinkan penetapan diagnosis, namun demikian gejala tersebut hanya menghasilkan gangguan fungsional kecil pada kehidupan sosial dan aktivitas kerja;

Sedang: Gejala atau gangguan fungsi terletak di antara "ringan" dan "berat". Efek yang muncul cukup mengganggu kehidupan sosial dan fungsi okupasi.

Berat: jika ada banyak gejala melebihi yang diperlukan untuk membuat diagnosis, atau ada beberapa gejala yang sangat parah, atau gejala-gejala tersebut mengakibatkan gangguan yang sangat mencolok pada kehidupan sosial dan fungsi okupasi. (DSM V)

Share this post