Panduan untuk Orang dengan Masalah Konsentrasi

  1. Tempatkan siswa di dekat area kegiatan dan pastikan ada kontak mata.
  2. Berikan sinyal yang telah ditentukan sebelumnya bahwa instruksi akan segera diberikan.
  3. Mintalah siswa untuk mengulangi instruksi tersebut kepada Anda.
  4. Libatkan siswa dalam diskusi kelompok.
  5. Dorong interaksi dengan dua atau tiga rekan yang dapat menerima mereka.
  6. Gunakan sinyal "rahasia" yang telah disepakati secara pribadi sebagai pengingat untuk kembali fokus.
  7. Sadarkan siswa dari lamunan dengan berdiri di dekat kursinya atau meletakkan tangan di bahunya.
  8. Nyatakan kembali instruksi dengan cara yang berbeda.
  9. Izinkan siswa untuk merekam instruksi verbal Anda.
  10. Gunakan penguatan visual untuk instruksi verbal.

Panduan untuk Orang yang Mudah Teralihkan (Distractible)

  1. Izinkan orang tersebut pindah ke area yang tenang, terisolasi, dan bebas dari gangguan.
  2. Hindari berbicara kepada kelompok selama aktivitas mandiri berlangsung.
  3. Jangan biarkan siswa yang banyak bicara mengganggu siswa ini.
  4. Izinkan siswa memakai headphone (tanpa kabel) untuk memblokir gangguan suara.
  5. Bagi aktivitas menjadi segmen-segmen kecil dan mintalah siswa melapor kepada Anda setiap kali menyelesaikan satu segmen.
  6. Berikan tantangan kepada siswa untuk berlomba dengan jam atau pengatur waktu dapur.
  7. Pastikan tugas tidak melampaui tingkat keahlian siswa.
  8. Umumkan secara berkala sisa waktu yang tersedia untuk menyelesaikan tugas.
  9. Izinkan siswa bekerja dengan rekan yang tidak mudah teralihkan.
  10. Kerjakan bagian awal aktivitas bersama siswa untuk membantunya memulai.
  11. Jaga agar aktivitas tetap berjalan cepat dan menarik.

Panduan untuk Siswa yang Impulsif

  1. Berikan pujian saat mendapati siswa berperilaku baik.
  2. Cobalah untuk menentukan dan menghilangkan rangsangan yang memicu respons impulsif.
  3. Awasi dengan ketat.
  4. Sediakan tempat yang tenang bagi siswa untuk bekerja jauh dari kelompok besar.
  5. Dorong siswa untuk mengungkapkan perasaan secara verbal sebelum kehilangan kendali.
  6. Bicarakan dengan siswa tentang konsekuensi alami dari perilakunya.
  7. Mintalah siswa mengisi esai pemecahan masalah berikut: Apa yang saya lakukan salah? Apa yang terjadi akibat perbuatan saya? Apa yang bisa saya lakukan secara berbeda? Lain kali saya akan mencoba....

 

Panduan untuk Siswa yang Disruptif (Mengganggu)

  1. Jangan memperkuat perilaku mengganggu dengan memberi siswa terlalu banyak perhatian.
  2. Pisahkan siswa yang saling memicu perilaku buruk satu sama lain.
  3. Pertahankan jadwal aktivitas yang cepat dan melibatkan siswa dalam tugas-tugas yang bermakna.
  4. Izinkan siswa bergerak di sekitar ruangan untuk alasan yang tepat selama tidak mengganggu.
  5. Izinkan siswa berdiri di meja alih-alih duduk saat mengerjakan tugas.
  6. Hindari melibatkan siswa dalam aktivitas yang membuatnya terlalu terstimulasi.
  7. Berikan suasana yang tenang dan konsisten.
  8. Gunakan sinyal rahasia yang telah disepakati untuk menyadarkan siswa akan perilaku mengganggunya sebelum berkembang menjadi masalah serius.
  9. Gunakan esai pemecahan masalah.

Panduan untuk Siswa yang Tidak Terorganisir

  1. Tugaskan rekan pendamping bagi siswa yang tidak terorganisir.
  2. Izinkan siswa memiliki buku tambahan—satu untuk di rumah dan satu untuk di tempat belajar.
  3. Bantu siswa memecah proyek jangka panjang menjadi rencana tertulis yang dapat dikelola.
  4. Pastikan siswa memiliki waktu untuk menyelesaikan satu aktivitas sebelum dialihkan ke aktivitas lainnya.

 

Share this post